Tahapan Seleksi untuk menjadi Paskibraka 2018

info paskibra

Kali ini Ciko bakal kasih tau tips dan tahapan Seleksi Paskibraka, kebetulan Ciko sendiri Purna Paskibraka Indonesia angkatan 2015 hehe.. Sebelum masuk ke Intinya, kita kenali dulu ya apa itu Paskibraka?
Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di 3 tempat, yakni tingkat Kabupaten/Kota (Kantor Bupati/Wali Kota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional (Istana Merdeka). Anggotanya berasal dari pelajar SMA Sederajat kelas 1 atau 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus.





Selama waktu seleksi sampai 16 Agustus, seorang anggota calon Paskibraka dinamakan “CAPASKA” atau Calon Paskibraka. Pada waktu penugasan 17 Agustus, anggota dinamakan “PASKIBRAKA”, dan setelah 17 Agustus, dinamakan “PURNA PASKIBRAKA”.
Sudah paham kan Kang/Teh?
Nah sekarang Ciko masuk ke Inti pembahasan, bagaimana cara Menjadi Seorang Paskibraka?
Menjadi Paskibraka bukanlah hal yang mudah, karena Paskibraka adalah siswa siswa yang terpilih diantara siswa siswa pilihan yang telah diseleksi dalam banyak sekali tahapan sehingga didapatkan lah yang terbaik diantara yang terbaik.

Apa saja persyaratan agar bisa menjadi Seorang Paskibraka? Persyaratan menjadi seorang Paskibraka tidak seribet persyaratan untuk masuk Akmil/Akpol, berikut persyaratan rinci untuk Menjadi Paskibraka:
1. Siswa/Siswi SMA Sederajat kelas X.
Apakah sudah kelas XI masih bisa ikut seleksi Paskibraka? Tentu saja tidak. Menjadi Paskibraka adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup. Jadi jangan pernah sia-siakan kesempatan ini, karena gaakan ada kesempatan yang sama yang bakal terulang ditahun berikutnya 🙂

2. Akhlaq

  • a. Mental dan moral dapat di pertanggung jawabkan
  • b. Mentaati kewajiban agama yang di anutnya
  • c. Berbudi pekerti luhur dan bertingkah laku yang baik

3. Kepribadian

  • a. Ramah dan pandai bergaul
  • b. Bersahaja, sopan dan berdisiplin


4. Kesehatan

  • a. Tidak berkaca mata
  • b. Tegap dan tidak cacat badan
  • c. Tinggi badan :
  • + Putra Minimal : 170 cm
  • + Putri Minimal : 165 cm

5. Berpenampilan segar, menarik dan selalu ceria
Dari persyaratan diatas sebenernya adik-adik tak perlu terpusat pada persyaratan diatas, jangan hanya merasa karena adik memiliki kekurangan yang tidak sesuai dengan persyaratan diatas membuat adik-adik enggan atau malu untuk mengikuti seleksi Paskibraka. Karena Ciko pun awal nya seperti itu, Ciko memiliki mata minus 1,5. Pada awalnya Ciko merasa sangat malu dan tidak percaya bahwa Ciko bisa lolos seleksi Paskibraka, namun dengan tekad dan keinginan karena ini memang cita-cita Ciko dari kecil ya Ciko ikut, dan hasilnya Alhamdulillah, Ciko bisa masuk Paskibraka, jadi jangan down karena kekurangan kalian ya adik-adik, tutup kekurangan kalian dengan kelebihan yang kalian punya 🙂

Tahap Seleksi Calon Anggota Paskibraka
Semua calon akan di pilih dari sekolah tingkat SLTA, biasanya adalah berasal dari kelas X, yang berhak memilihnya adalah pihak sekolah, lalu siswa pilihan sekolah akan mengikuti seleksi tingkat II yaitu tingkat Kota, pada awalnya Ada Paskibraka tingkat kecamatan, namun saat ini Paskibraka tingkat kecamatan dihapus dan digantikan menjadi Tingkat Kota.
Ditingkat Kota inilah kalian akan bersaing ketat dengan Siswa siswi lain di luar sekolah kalian, tentu saingannya pun akan sangat banyak sekali. Disinilah sebenarnya kalian harus bisa mengerahkan semua kemampuan Kalian, karena hanya beberapa puluh (biasanya kurang dari 40 siswa) yang diterima dalam tingkat Kota dari ratusan saingan kalian.

Bila kalian diumumkan bahwa kalian lolos ke seleksi tingkat kota, biasanya dihari yang sama pada pengumuman itu akan di umumkan 4 Siswa terpilih yang dianggap yang terbaik untuk mengikuti seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi. Nantinya ke 4 Siswa tersebut akan mengikuti penyeleksian beberapa hari bersama Siswa-siswa pilihan lainnya yang terpilih sebagai calon Paskibraka tingkat Provinsi.

Dan setelah itu biasanya tak jarang siswa pilihan tersebut ada yang tidak bisa lolos ke tingkat provinsi sehingga Ia harus kembali ke tingkat Kota.

Setelah terpilih menjadi Paskibraka Provinsi, barulah dipilih lagi yang terbaik diantara yang terbaik untuk mengikuti seleksi Paskibraka Tingkat Nasional, yang prosesnya tidak jauh berbeda dengan Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi.

Diluar semua itu, sebenarnya dimanapun kalian ditugaskan nantinya baik di tingkat Kota, Provinsi maupun Nasional kalian tetaplah Seorang Paskibraka dan memiliki kedudukan yang sama, karena di hari yang sama pada tanggal 17 Agustus kalian sama sama mengibarkan Sang Merah Putih. Hanya saja tempatnya nya yang berbeda.

Buat kalian yang penasaran apa saja yang akan di Tes Ketika Akan Menjadi Paskibraka bisa mampir Disini

Sekian Info dari Ciko untuk kali ini, buat yang mau tanya tanya bisa di kolom komentar ya, dan sukses semua buat kalian Para Calon Paskibraka kebanggaan orang tua dan Negara 🙂

[Info Lomba Paskibra Indonesia]
Anda diundang untuk bergabung dengan sebuah Square LINE.
https://line.me/ti/g2/XDFTLCNAA0
Join ya buat Share Info Lomba Paskibra di Seluruh Indonesia, Target 10 rb Anggota semoga tercapai, tinggal klik dan share link nya ya akang/teteh biar penyampaian informasi lombanya mudah hehe

Tonton Video Paskibra SMPN 2 Ngamprah dengan Variasi dan Formasi yang Cukup Menarik dan unik dari yang lain, di bawah ini :

Baca juga : 

20 thoughts on “Tahapan Seleksi untuk menjadi Paskibraka 2018

  1. Ga menutup kemungkinan kok de, asalkan waktu proses seleksi kamu ga nunjukin kekurangan itu.. Maksudnya, usahakan waktu latihan kamu ga pake kacamata, atau ga usah terlalu sering pake kacamata, bersikap kaya yang matanya normal aja. Saya juga berkacamata kok, hehe.. jadi Semangat ya

  2. Dicoba dulu aja, admin juga waktu jadi paskibraka matanya min ko hehe. Tapi alhamdulillah masuk. Pokonya coba dulu aja. Jangan nyerah sebelum mencoba hehe. Yang penting waktu seleksi usahain jangan pake kacamata…

  3. Kalo itu kembali kembali ke kebijakan kota/kabupaten masing2. Soalnya, waktu pengalaman penulis sih nanti waktu seleksi kesehatan. Kota disuruh ngasih form tentang riwayat penyakit. Pernah di rawat atau ngga. Terus pernah sakit apa aja. Dan itu harus diisi sejujurnya. Tapi pas udah lolos seleksi. Ternyata ada kok teman penulis yh punya asma. Jadi selain kembali ke kebijakan seleksi tiap kab/kota. Kembali juga ke diri kamu. Kalo bisa kamu jangan coba biasain buat latihan. Tau sendiri kan latihan paska itu berat.
    Jgn sampe asma kamu itu menghambat, buktiin ke semuanya kalo asma kamu itu ga ngehambat kamu latihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *