Belajar Teknik Dasar Penggunaan Aplikasi Blender Untuk Pemula

Bagi Anda yang gemar dan ingin menghasilkan karya dalam pembuatan animasi, blender adalah salah satu aplikasi ilustrator yang sangat direkomendasikan. Aplikasi blender ini berbeda dengan aplikasi pembuatan animasi lainnya, blender sangat friendly untuk para pemula. Tool yang adad i dalamnya pun tidak terlalu sulit untuk dioperasikan, perlu diketahui pula bahwa blender adalah sebuah software opensource yang dapat diterapkan pada semua OS seperti windows, Mac Os, Linux bahkan versi terbaru blender ini dapat diunduh dan dioperasikan menggunakan Android. Seperti halnya aplikasi lain, blender juga memiliki dua forum yakni BlenderArtist dan Blender Army Indonesia. Dengan adanya kedua forum ini, bagi para pemula akan semakin mudah untuk menambah ilmu dan pelajaran dalam mengoperasikan blender.

Tutorial dari aplikasi blender ini sendiri dapat dengan mudah Anda temui di youtube maupun web-web khusus yang memabahas pembuatan animasi. Untuk seorang pemula yang sama sekali belum pernah mengoperasikan aplikasi ilustrator apapun, dapat mulai mencoba membuat animasi mulai dari benda-benda sederhana yakni, kursi, meja dan benda-benda lainnya. Setelah gambar sederhana sudah mampu dikuasai, pengaturan cahaya, kamera bahkan sampai kesesuaian objek harus benar-benar dipertimbangkan. Mempelajari aplikasi blender ini haruslah bertahap dan membutuhkan keuletan yang sungguh-sungguh, sampai akhirnya Anda mampu membuat Animasi bergerak dengan resolusi yang halus.

Di bawah ini adalah beberapa teknik dasar pengoperasian aplikasi blender yang harus dipelajari dan dikuasai oleh seorang pemula:

  1. Rotate, istilah ini biasanya muncul pada aplikasi blender untuk memutar objek ke berbagai sudut yang diinginkan, caranya cukup menekan tombol R pada keyboard Pc/laptop.
  2. Grab, selanjutnya adalah grab yaitu sebuah teknik paling dasar untuk menggerakkan sebuah objek dan dapat dilakukan untuk ketiga sumbu X,Y dan Z.
  3. Scale, jika Anda ingin merubah ukuran sebuah objek manfaatkanlah scale caranya, cukup dengan menekan tombol S pada keyboard.
  4. Mewarnai Objek, agar objek yang Anda buat lebih berwarna arahkan kursor pada tab material yang terletak pada bagian panel samping kanan. Objek akan senantiasa berubah warna sesuai dengan yang dipilih, jika gambar/sketsa ingin diedit ulang, pastikan klik tombol Assign agar warna dan sketsa memisah.
  5. Memperhalus permukaan objek, kebanyakan hasil ilustrator para pemula dalam menghasilkan sebuah objek masih sangat kasar. Untuk mengatasi maslah ini, memanfaatkan menu shade smooth maupun menggunakan modifier sundivision surface adalah pilihan yang sangat pas, shade smooth dapat diakses menggunakan tombol T pada keyboard.
  6. Menambah tekstur objek, untuk memodifikasi tekstur dari gambar objek yang bersangkutan pilihlah tab atau tool UV Mapping, caranya cukup dengan tekan tombol U pada saat melakukan edit mode dan menyeleksi foto bagian mana yang dipilih lalu letakkan UV Mapping.

 

Itulah beberapa Teknik dasar yang dapat dipelajari seorang ilustrator pemula, jika teknik-teknik dasar tersebut sudah mampu dikuasai dengan baik, barulah Anda dapat mencoba Tools lainnya. Pada awalnya mengoperasikan aplikasi ini memang terbilang sulit tetapi lama kelamaan, akan terbiasa apalagi jika Anda terus melatihnya secara ulet, peranyaklah berlatih pada mereka yang sudah mahir dalam pembuatan animasi, terutama yang menggunakan aplikasi blender. Dari aplikasi ini, nantinya Anda akan dapat membuat sebuah cerita Animasi dalam bentuk film, komik maupun desain-desain lainnya. Selain menambah skill, aplikasi ini juga dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah, sangat menggiurkan bukan?

Mochamad Rizky Heryandi

Blogging isn't about Publishing as much as you can, It's about Publishing as smart as you can.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: